Setting channel grouping: panduan teknis pengaturan di google analytics


Apa dan bagaimana cara setting channel grouping pada google analytics?

Channel grouping merupakan panduan dasar pengelompokan marketing channels. Tujuan dibuatnya channel grouping yaitu

  • Mengubah pelabelan oleh GA [baca: google analytics] dan proses pengumpulan trafik masuk untuk proses analisa data yang lebih komprehensif
  • Cara cepat untuk mengecek performa pengaturan marketing channel dan sumber lalu lintas audience

Selain itu, jenis-jenis channel grouping ada 4, yaitu

  1. Default channel grouping
  2. Custom channel grouping
  3. MCM channel grouping

Kita akan bahas satu-persatu dari empat jenis channel grouping tersebut.


Default channel grouping

Ini merupakan pengaturan default yang disediakan oleh GA. Cara mengetahuinya:

> Buka GA
> Pilih Acquisition 
> Overview

Atau bisa juga...

> Buka GA
> Pilih Acquisition 
> All traffic 
> Channels

Hasil visualnya kurang lebih seperti ini:

Cara melihat default channel grouping pada GA
Daftar default channel grouping #1
Channels report pada pengaturan default channel grouping #2

Catatan: Daftar channel grouping memiliki result yang sama, perbedaan hanya pada menu untuk melihatnya.

Default channel grouping tersebut bisa kita setting sesuai kebutuhan meliputi:

a. Redefine channel grouping yang sudah tersedia

b. Menambahkan channel grouping baru

c. Remove channel grouping yang sudah ada

Kita pelajari ketiganya satu-persatu.

Redefine channel grouping #1

Cara pengaturannya yaitu

Langkah pertama:

> Buka menu admin 
> Klik channel settings 
> Pilih Channel groupings 
> Muncul result default channel groupings
Pengaturan default channel groupings

Apabila sudah melihat screen seperti di atas, lanjut ke tahap berikutnya.

Sebagai contoh, di sini kita akan me-redefine channel social. Channel social berisi lalu lintas pengunjung website yang masuk melalui media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, dan seterusnya).

Untuk sementara, kita tidak perlu mengotak-atik bagian menu defined channel. Step by step pengaturannya seperti demikian:

> Klik Default channel grouping (poin #4 pada screenshot di atas)
> Pilih channel dan klik simbol pensil
> Klik simbol minus "-"
> Masukkan detail rule yang kita inginkan. Misal: Facebook|Twitter|Instagram|LinkedIn\.com
> Klik Done untuk menyimpan pengaturan

Kita uji coba sekarang:

Langkah #1: Klik simbol pensil
Langkah #2: Klik simbol minus "-"
Langkah #3: Isi dengan channel sosial media

Catatan: lupakan pengaturan ini bilamana kita rasa tidak perlu atau kita tidak tahu rule baru seperti apa yang dibutuhkan.

Menambahkan channel grouping baru #2

Misal kita akan membuat channel baru berupa email newsletter, caranya:

> Klik default channel grouping 
> Klik define new channel
> Masukkan nama channel baru
> Masukkan rule-nya
> Klik Done untuk menyimpan

Kita praktikkan:

#1: Klik untuk membuat channel baru
#2: Masukkan nama, rule, lalu simpan pengaturan

Apabila tidak yakin dengan rule yang kita miliki, ada baiknya pengaturan ini diabaikan saja. Lebih baik, buat custom channel grouping baru.

Remove channel marketing yang sudah tersedia by default #3

Caranya cukup simpel, yaitu

> Buka default channel grouping
> Klik simbol "cross" (silang) pada channel yang ingin di-remove
> Simpan pengaturan

Kita uji coba:

Cara menghapus default channel grouping

Sama seperti sebelumnya bahwa

  • Pengaturan ini bisa akan berimbas pada pelaporan yang dilakukan oleh GA. Oleh sebab itu, ada baiknya biarkan pengaturan default seperti semula.
  • Perubahan yang kita lakukan ini akan mengubah seluruh label pelaporan yang diproses oleh GA. Meski begitu, perubahan ini tidak akan berdampat pada historical data yang sebelumnya sudah ada.

Custom channel grouping

Panduannya seperti ini:

> Buka Admin
> Custom Channel Groupings
> Klik +New Custom Channel Grouping

Kita praktikkan:

Cara custom channel groupings

Kita akan coba buat custom channel group bernama "Time of the day" yang memiliki rule:

  • Morning
  • Afternoon
  • Evening
  • Night

Kita lanjut ke panduannya kembali:

Setelah kita klik +New Channel Grouping, lalu...
> Masukkan nama channel grouping baru
> Klik define new channel
> Masukkan 4 role ke dalam kolom. Role yang dimaksud: morning, afternoon, evening, night
> Selesai memasukkan rule, jangan lupa klik Done untuk menyimpan

Kita coba:

Proses pembuatan custom channel groupings

Pada contoh di atas, saya sudah memasukan rule morning, afternoon, dan evening, sehingga yang terakhir dimasukkan yaitu rule night.

Channel Time of the day ini akan menampilkan pelaporan label di GA berdasar local time masing-masing pengunjung (bukan local time kita).

Pengaturan ini membutuhkan waktu 1-2 jam agar terlihat impact-nya. Untuk melihatnya, kita masuk ke menu Admin kembali, lalu...

> Klik Acquisition
> All traffic
> Channels
> Setelah muncul report, klik label "Time of the day".

Result-nya kurang lebih seperti ini:

Result pengaturan custom channel "Time of the day"

Berdasarkan report di atas, kita bisa lihat kapan waktu tersering pengunjung datang ke website bisnis. Selanjutnya, kita bisa mengetahui time sensitive pengunjung dan mengatur campaign kita berdasar data tersebut.

Time sensitif sangat bagus dimanfaatkan untuk mendapat atensi atau action pengunjung dari campaign kita.


Channel grouping rules

Sebelum masuk MCM channel grouping kita bahas dulu soal channel grouping rules.

Umumnya, channel grouping rules default seperti ini:

8 channel groupings

Bisa jadi, milik kita tidak 8 melainkan 6. Tidak perlu khawatir, hal tersebut bukan masalah.

Cara kerja berdasar Channel grouping rules di atas yaitu

Pertama. Google akan mengeksekusi data lalu lintas pengunjung yang direct. Maksud direct di sini pengunjung yang langsung berkunjung ke situs dengan memasukkan alamat url website, misal: edu.gtagjs.com.

Kedua. Google akan memasukkan data trafik yang tidak sesuai di tahap pertama ke rule yang kedua, yaitu Organic search. Rule seperti ini akan berlangsung hingga channel terakhir.

Oleh sebab itu, kita bisa mengatur channel mana yang harus dieksekusi untuk pertama kali. Namun, hal ini bukan keharusan. Anda bisa mengabaikan bagian ini. Apabila tertarik mengubah, silakan drag & drop channel sesuai kebutuhan.


Pembahasan mengenai MCM channel grouping akan dibahas di lain kesempatan. Mengingat panduan topik MCM channel grouping cukup panjang sehingga akan membosankan dan terlalu kompleks bila ditulis di sini.

So, tunggu lanjutan artikel ini. Terima kasih.

Featured image by Walid Beno