Be #1: Memahami cara kerja mesin pencari agar mudah jadi yang pertama di Google | Chapter 01


Bekerja bersama Google atau mesin pencari sudah jadi hal lumrah bagi pelaku bisnis di era saat ini. Mereka semua punya visi yang sama, jadi yang pertama di halaman Google.

Akibat dari keinginan "majemuk" seperti ini, tidak heran kalau kita sering menulis "belajar seo", dan hasilnya:

Image by Analogic

Tidak ada yang salah dengan panduan-panduan tersebut, tetapi para penulis seringkali lupa menyampaikan pemahaman dasar soal "Mesin pencari".

Artikel ini merupakan seri pertama dari "Belajar SEO" yang terdiri dari 11 seri, meliputi:

  1. Cara kerja mesin pencari
  2. Pola interaksi antara manusia & mesin pencari
  3. Kenapa search engine marketing itu penting
  4. Dasar-dasar desain dan pengembangan search engine marketing
  5. Riset kata kunci
  6. Pengaruh penggunaan, pengalaman, dan konten terhadap peringkat website
  7. Panduan menjadi yang terpopuler
  8. Tools peningkat peringkat di serach engine beserta layanannya
  9. Mitos dan konsep yang salah soal mesin pencari
  10. Mengukur dan memonitor kesuksesan
  11. .. tambahan

Catatan: meski di sini tertulis 11 bagian, bisa jadi jumlah seri akan bertambah sesuai kebutuhan.

So, mari kita mulai...

Search engine, bekerja berdasarkan 2 fungsi utama:

  • Crawling dan Index. Mesin pencari akan menelusuri dan mengindeks miliaran dokumen, halaman, file, berita, video, dan media di world wide web.
  • Providing answer. Menyediakan jawaban atas pertanyaan pengguna. Dimulai dari daftar halaman yang relevan sesuai informasi yang telah ditelusuri dan diberi peringkat.

Dari dua fungsi utama mesin pencari ini, kita sudah bisa menebak atau paling tidak membaca arah ketentuan dan syarat yang akan dibuat oleh perusahaan mesin pencari (sebut Google).

Penjelasan gamblangnya seperti ini.


Crawling dan Index

Bayangkan bahwa world wide web merupakan sebuah jaringan pemberhentian kereta api.

Di setiap pemberhentian ini, akan tersedia kereta yang berisi dokumen yang unik. Yang dimaksud dokumen unik ini yaitu halaman web, tetapi terkadang file PDF, JPG, atau lainnya.

Mesin pencari memiliki tugas untuk menemukan letak dokumen unik tersebut terhenti "sejenak". Apabila mesin pencari mengejar satu-persatu kereta yang berisi dokumen unik itu, hal ini akan sulit dan membutuhkan waktu yang lama.

Oleh sebab itu...

Mesin pencari memutuskan untuk "menjelajah" seluruh kota dan menemukan semua perhentian di sepanjang jalan kereta.

Pada akhirnya, cara ini membuat mesin pencari perlu menggunakan jalur terbaik yang tersedia, yaitu link atau tautan.

Image by Blogsuff.co

Struktur tautan ini merupakan "jalan terbaik" bagi mesin pencari untuk menemukan dokumen-dokumen unik. Alasannya, tautan web mengikat semua halaman secara bersamaan.

Jalan yang sudah terbuka ini memudahkan robot mesin pencari, yang disebut "crawler" atau "laba-laba," secara otomatis mencapai miliaran dokumen yang saling berhubungan di web.

Image by SEOpressor

Setelah mesin menemukan dokumen unik, apa yang dilakukan oleh mesin pencari?

Mesin pencari akan menguraikan kode "di dalam dokumen unik" dan menyimpan potongan-potongan "penting" dalam database besar milik mesin pencari.

Apa manfaat menyimpan "potongan-potongan penting" tersebut?

Potongan penting akan menjadi "identitas unik dokumen". Ketika seseorang memasukkan "pertanyaan" atau kata kunci ke dalam mesin pencari, "identitas unik dokumen" akan dicocokkan dengan permintaan pencarian. Apabila relevan, dokumen akan ditampilkan. Ketika ada lebih dari 1 dokumen yang relevan, maka mesin pencari akan menampilkan sekumpulan dokumen yang diberi peringkat oleh mesin pencari.

Image by Analogic

Perlu diingat, dokumen yang dimaksud tidak berjumlah ratusan, melainkan lebih dari 1 triliun dan harus ditampilkan sepersekian detik kepada kita.

Oleh sebab itu, perusahaan mesin pencari perlu membangun pusat data di seluruh dunia.

Pusat data ini berupa fasilitas penyimpanan yang menampung ribuan mesin untuk menyimpan dan memproses informasi dalam jumlah besar dengan sangat cepat.

Bagi mesin pencari, memberikan jawaban secepat mungkin adalah keharusan. Ketika ada ada penundaan satu atau dua detik, maka dapat menyebabkan ketidakpuasan bagi kita.


Providing answers

Mesin pencari adalah mesin penjawab. Penyedia jawaban dan pertanyaan (kata kunci) kita.

Ketika seseorang melakukan pencarian online, mesin pencari mencari memiliki miliaran dokumen. Ketika kita "mengajukan" pertanyaan kepada mesin pencari, maka ia akan...

  • Menampilkan hasil yang relevan atau berguna untuk permintaan pencarian
  • Memberikan peringkat pada hasil yang relevan tersebut sesuai dengan popularitas dokumen atau pemilik dokumen (website).

Di sinilah SEO bekerja.

SEO atau search engine optimization akan berusaha meningkatkan relevansi dan popularitas dokumen sehingga "mempengaruhi" keputusan pencari soal relevansi dan peringkat dokumen kepada kita.

Lalu, bagaimana mesin pencari menentukan relevansi dan popularitas?

Bagi mesin pencari, relevansi lebih dari sekadar menemukan halaman dengan kata-kata yang tepat. Dulu bisa jadi hanya berdasar kata-kata, tetapi tidak di hari ini.

Di awal adanya mesin pencari, cara mesin pencari pencari bekerja sangat sederhana. Selang beberapa tahun kemudian, insinyur pintar di perusahaan mesin pencari menemukan cara yang lebih baik untuk mencocokkan hasil dengan permintaan pencarian.

Dan.... Ada ratusan faktor yang memengaruhi relevansi.

Salah satunya:

Mesin pencari biasanya berasumsi bahwa semakin populer suatu situs, halaman, atau dokumen, semakin berharga informasi yang ada di dalamnya. Asumsi ini telah terbukti cukup berhasil dalam hal kepuasan pengguna dengan hasil pencarian.

Selain itu, asumsi popularitas dan relevansi tidak ditentukan secara manual, melainkan dilakukan oleh robot mesin pencari secara otomatis.

Robot mesin pencari ini bekerja dengan menggunakan:

  • Persamaan matematika (algoritma) untuk mengurutkan dokumen dari sekam (relevansi)
  • Asumsi popularitas dokumen sebagai dasar penentuan peringkat dan kualitas dokumen.

Algoritma ini terdiri dari ratusan variabel. Di bidang pemasaran pencarian, kami menyebutnya sebagai "faktor peringkat" atau biasa disebut search engine ranking factors.


Nasehat dasar agar menjadi nomor #1 di mesin pencari

Ya, hanya dasar. Tidak kompleks dan komprehensif. Sementara, cukup seperti demikian dulu.

Menurut Google, kita perlu memerhatikan beberapa hal ini supaya mendapat peringkat pertama di mesin pencari:, meliputi:

  • Buat dokumen atau website untuk manusia, bukan mesin pencari. Jangan pernah menipu manusia dengan menyajikan konten tipuan (teknik cloaking).  Teknik ini hanya bertujuan supaya dokumen terindeks dan berperingkat nomor #1 di mesin pencari, tanpa peduli substansi dokumen apakah penting atau berguna bagi manusia.
  • Buat dokumen atau website dengan hierarki dan tautan teks yang jelas. Setiap halaman harus dapat dijangkau atau menjangkau 1 halaman lain melalui teks statis.
  • Buat situs yang bermanfaat dan kaya informasi
  • Buat halaman yang menggambarkan substansi informasi dengan jelas dan akurat. Pastikan elemen <tittle> dan atribut ALT ter-deskriptif dan akurat.
  • Gunakan kata kunci pada URL yang deskriptif dan ramah manusia. Berikan satu versi URL untuk mencapai dokumen, menggunakan 301 redirect atau atribut rel = "canonical" untuk menghindari informasi ganda.

Selesai memahami "cara berpikir mesin pencari", kita lanjut ke seri pola interaksi manusia dengan mesin pencari.

Lanjut ke chapter 2.

Artikel ini sudah dipublikasikan dengan judul: How search engines operate di Moz.com