Kumpulan tools otomatisasi google analytics agar tidak membuat laporan manual setiap hari


Tips mengoperasikan google analytic tanpa perlu membuka dashboard setiap hari.

Setelah tiga artikel sebelumnya membahas hal teknik pada GA, kali ini kita bikin relaks dulu. Kita akan bahas mengenai:

  • Menemukan insight di dalam data GA
  • Membuat report data otomatiasi dari GA
  • Memperoleh data di dalam serta di luar GA

Menggunakan google machine learning

Mesin yang bisa belajar, begitulah makna dari istilah machine learning. Google analytic telah memiliki teknologi tersebut.

Manfaat machine learning pada GA yaitu menyediakan insight data secara otomatis serta menyederhanakan iklan daring kita. Selain itu, layanan machine learning ini menciptakan kemampuan GA (berupa Analytics Intelligence) sehingga mampu untuk:

  • Mencermati anomali data yang mungkin tidak kita ketahui (mencari tahu dan menyelediki hal-hal aneh yang terdapat pada data hits)
  • Mengukur kualitas session yang terekam pada server
  • Perubahan lain yang terjadi pada metrik GA

Ketiga hal tersebut bisa diketahui tanpa perlu melakukan analisa terhadap keseluruhan data yang masuk.

Machine learning membantu kita mengetahui serta mencermati anomali data yang mungkin tidak disadari

Report ini bisa kita ketahui dengan melakukan klik pada ikon Analytics Intelligence pada dashboard GA.

Menu "intelligence" akan menampilkan report dari teknologi machine learning milik Google

Memakai EquilEngage supaya tidak membuat report manual

Bagi agency staff, report GA harus terus dipantau terus-menerus. Bahkan, reporting data pada GA bisa jadi harus direkap setiap hari. Saya yakin, kita pasti akan bosan bila melakukan itu di setiap hari.

Solusinya? Kita pakai tools pihak ketiga bernama EquilEngage. Dengan memakainya, kita bisa memperoleh report metrik tanpa perlu membuka dashboard GA.

Contoh report yang kita dapat saat memakai EquilEngage

Selain itu, kita pun bisa memperoleh report dari EquilEngage dalam format .PDF melalui email. Di dalamnya, kita diijinkan untuk memasukkan multiple report sesuai kebutuhan.

Fitur ini juga memungkinkan kita mengirim report GA ke email klien secara langsung tanpa perlu melakukan rekap manual dan membuatnya dalam format .PDF.

Kini, kita bisa mengirim report GA tanpa perlu rekap manual dengan EquilEngage

Lanjut ke tools aotomatisasi google analytic berikutnya.


Fitur custom alert untuk mengelola kecerdasan analytics intelligence

Teknologi Analytics Intelligence terkadang membuat kita semakin bingung. Banyak data yang kemungkinan tidak dibutuhkan ikut ditampilkan. Oleh sebab itu, kita butuh fitur custom alert.

Custom alert memungkinkan kita untuk mendefinisikan kriteria notifikasi yang ditampilkan oleh analytics intelligence. Misal, kita mengatur agar muncul notifikasi saat terjadi penurunan pada conversion rate.

Menemukan custom alert tidaklah sulit. Anda bisa melihatnya di menu pengaturan. Tepatnya, di bagian bawah menu "‘Customization".

Menu pengaturan custom alert

Bila sudah, atur new alert. Atur frekuensi notifikasi sesuai kebutuhan (daily, weekly or monthly). Dan, jangan lupa memasukkan kondisi untuk custom alert-nya.

Contoh pengaturan custom alert

Kita bisa membuat lebih dari 1 pengaturan custom alert. Sebelum itu kita lakukan, pastikan masing-masing pengaturan disesuaikan dengan standar report yang diperlukan.


Kombinasi supermetric

Upaya untuk menyederhanakan laporan bisa jadi telah kita lakukan. Namun dalam kasus tertentu, upaya tersebut seakan sia-sia. Apalagi, bila kita butuh kombinasi antara data (tidak hanya dari GA). Untuk melakukan task kompleks seperti itu, kita bisa pakai Supermetrics.

Supermetrik, pada intinya, berusaha untuk speed up pelaporan dan analisa data hits dari berbagai sumber.

Supermetrics merupakan layanan untuk mengekstrak data dari beberapa tampilan pelaporan dan menggabungkannya ke dalam satu laporan yang lengkap.

Contoh pelaporan dengan menggunakan supermetrics

Pengaturan supermetrics akan panjang bila dibahas di artikel ini. Oleh sebab itu, kita akan pelajari panduan mengenai supermetrics ini di kesempatan selanjutnya.


Otomatisasi tingkat lanjut dengan google tag manager

Google tag manager atau GTM adalah layanan cerdas dari Google. Dengan mamakainya, kita lebih mudah untuk melacak data hits dari beberapa web atau app. Misalnya kita aktifkan pergunakan layanan GTM untuk:

  • Audiens melakukan scrolling konten
  • Menonton video YouTube yang disematkan
  • Mengunduh file
  • Klik promosi unggulan.

Bisa disimpulkan juga bahwa GTM akan memberi "intruksi" kepada GA untuk melacak setiap tindakan (sesuai kriteria yang kita masukkan di GTM).

Tampilan pengaturan pada Google Tag Manager

GTM adalah pelengkap bagi GA. Oleh sebab itu, (secara fungsi) kedua layanan dari Google ini terintegrasi secara otomatis.


Solusi penyajian pelaporan dan analisa google analytic

Berbeda dengan tools pelaporan pada bagian awal artikel ini, kali ini panduan otomatisasi pelaporan fokus pada pengaturan dashboard GA. Silakan akses halaman google analytics solution gallery ini.

Tampilan google analytic solution gallery

Layanan ini lebih mirip add ons konfigurasi pelaporan, dimana fungsinya untuk memudahkan kita dalam mengakses laporan, segmen, dan lainnya yang sebelumnya telah dikonfigurasi oleh google analytic master.


Google analytics add ons

Sebagai pelengkap, add ons pihak ketiga akan sangat berguna bagi kita. Khususnya, sebagai layanan tambahan agar memperoleh laporan dan analisa yang kompleks. Kumpulan add-ons yang dimaksud bisa dilihat di halaman apps google marketing platform partners.

Halaman muka apps google marketing platform partners.

Meski sudah di-publish di halaman resmi google partners, kumpulan ads-on tidak secara langsung dianjurkan oleh google. Oleh karena itu, jangan terlalu bersemangat mengintegrasikan add-ons ini dengan akun GA. Lakukan riset terlebih dulu terhadap add-ons tersebut, mulai dari:

  • Siapa penyedia add-ons (solusi yang mungkin kita butuhkan saat itu)
  • Apa persyaratan layanan mereka sebelum memulai

Hal ini perlu dilakukan terlebih dulu supaya sekumpulan data di akun GA tersimpan aman dan tidak diakses oleh pihak ketiga.

Featured image by ranganath krishnamani